Kritis di ICU! Mantan Presiden Brasil Dilarikan ke Rumah Sakit, Nyawa Terancam?

Internasional14 Maret 20262 menit baca
Kritis di ICU! Mantan Presiden Brasil Dilarikan ke Rumah Sakit, Nyawa Terancam?

Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, yang diizinkan keluar sementara dari tahanan rumah untuk menjalani perawatan medis, meninggalkan sebuah rumah sakit di Brasilia, Brasil, pada 14 September 2025.

Eks Presiden Brasil Jair Bolsonaro kritis di ICU akibat pneumonia serius. Keluarga menuding adanya penelantaran medis di penjara, sementara dokter menyebut kondisi pria 70 tahun ini sangat berisiko fatal.

Mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, saat ini tengah berjuang melawan kondisi medis serius di ruang perawatan intensif (ICU). Kabar ini mengejutkan publik setelah tokoh politik berusia 70 tahun tersebut didiagnosa menderita pneumonia akut yang berisiko komplikasi fatal.

Tim medis di Rumah Sakit DF Star, Brasilia, mengonfirmasi bahwa Bolsonaro mengalami bronkopneumonia yang diduga kuat akibat aspirasi. Gejala awal yang muncul meliputi demam tinggi, penurunan kadar oksigen, hingga menggigil hebat sebelum akhirnya dievakuasi dari penjara.

Kondisi ini dianggap sangat mengkhawatirkan mengingat usia sang mantan pemimpin yang sudah lanjut. Dokter spesialis memperingatkan adanya risiko bakteri masuk ke aliran darah (septikemia), yang dapat memperburuk keadaan jika tidak ditangani dengan antibiotik dosis tinggi melalui infus.

Keluarga Bolsonaro, melalui anak-anaknya, segera bereaksi keras atas peristiwa ini. Mereka menuding sistem penjara telah mengabaikan kesehatan ayahnya dan bahkan secara terang-terangan menyebut ada upaya sistematis untuk mencelakai sang mantan presiden di dalam sel.

Pihak Mahkamah Agung sebelumnya telah menolak berkali-kali permohonan keluarga agar Bolsonaro menjalani tahanan rumah. Padahal, riwayat kesehatan sang mantan pemimpin memang kerap naik turun sejak insiden penikaman yang menimpanya pada kampanye pemilu 2018 silam.

Saat ini, fokus utama adalah pemulihan total di bawah pengawasan ketat tim kardiologi dan paru. Belum bisa dipastikan kapan ia akan dikembalikan ke sel tahanan, mengingat pengobatan intensif ini memerlukan fasilitas rumah sakit yang lengkap dalam waktu yang belum ditentukan.

Ketegangan politik di Brasil pun kembali memanas seiring dengan memburuknya kesehatan Bolsonaro. Para pendukungnya mulai berkumpul dan menuntut keadilan, sementara pemerintah saat ini terus memantau situasi dengan ketat guna menghindari eskalasi massa.

Berita Lainnya

Krisis Selat Hormuz: Seruan Trump Minta Kawalan Kapal Perang Internasional Belum Disambut Positif
Internasional

Krisis Selat Hormuz: Seruan Trump Minta Kawalan Kapal Perang Internasional Belum Disambut Positif

Presiden AS Donald Trump mendesak negara-negara sekutu mengirim kapal perang untuk mengamankan Selat Hormuz yang diblokade Iran. Meski harga minyak melonjak, seruan ini belum mendapat komitmen pasti. Tiongkok dan Eropa memilih bersikap hati-hati, sementara India sukses meloloskan kapalnya lewat diplomasi. Iran sendiri menantang ancaman Trump untuk membuktikan kekuatan militernya.

Baru saja
Israel Gempur Gaza Tengah: 13 Warga Palestina Tewas dan Rencana Pembukaan Terbatas Jalur Rafah
Internasional

Israel Gempur Gaza Tengah: 13 Warga Palestina Tewas dan Rencana Pembukaan Terbatas Jalur Rafah

Serangan udara Israel menewaskan 13 warga Palestina di Gaza, termasuk sembilan petugas polisi dan seorang wanita hamil. Insiden tragis ini terjadi di tengah bulan suci Ramadan dan upaya gencatan senjata yang belum stabil. Di sisi lain, muncul kabar pembukaan terbatas gerbang Rafah pada Rabu mendatang untuk memfasilitasi ribuan pasien yang kritis di tengah krisis obat-obatan yang akut.

Baru saja
EROPA BERTINDAK TEGAS! Sanksi Diperpanjang, Putin Balas Ratakan Infrastruktur Energi Ukraina Saat Dunia Lengah!
Internasional

EROPA BERTINDAK TEGAS! Sanksi Diperpanjang, Putin Balas Ratakan Infrastruktur Energi Ukraina Saat Dunia Lengah!

Uni Eropa sepakat memperpanjang sanksi bagi pendukung invasi Rusia, memecah kebuntuan dari Hungaria dan Slovakia. Langkah ini bertepatan dengan gempuran rudal Rusia yang menghancurkan fasilitas energi Ukraina dan menewaskan enam orang di Kyiv dan Zaporizhzhia. Di tengah krisis Timur Tengah yang mengalihkan fokus dunia, para pemimpin Eropa kini mempertimbangkan negosiasi langsung dengan Putin.

15 Maret 2026
TRUMP KEOK! Veteran AS yang Nekat Bakar Bendera di Depan Gedung Putih Akhirnya Bebas dari Jerat Hukum!
Internasional

TRUMP KEOK! Veteran AS yang Nekat Bakar Bendera di Depan Gedung Putih Akhirnya Bebas dari Jerat Hukum!

Pemerintahan Presiden Donald Trump akhirnya membatalkan penuntutan terhadap Jan "Jay" Carey, veteran militer AS yang membakar bendera untuk memprotes perintah eksekutif Trump. Sebelumnya, Trump mengancam pembakar bendera dengan hukuman penjara satu tahun. Mahkamah Agung AS telah lama melindungi aksi ini sebagai kebebasan berekspresi, sehingga Departemen Kehakiman terpaksa mundur.

15 Maret 2026
LANGIT ISLAMABAD DITUTUP! Drone Taliban Menggila, Pakistan Balas Luluhlantakkan Pangkalan Militer Kandahar!
Internasional

LANGIT ISLAMABAD DITUTUP! Drone Taliban Menggila, Pakistan Balas Luluhlantakkan Pangkalan Militer Kandahar!

Ketegangan memuncak antara Pakistan dan Afghanistan setelah Taliban meluncurkan serangan drone ke wilayah Pakistan. Merespons hal tersebut, Pakistan membalas lewat serangan udara ke fasilitas militer di Kandahar. Konflik yang memanas sejak akhir Februari ini telah menewaskan 75 warga sipil dan memicu 115.000 pengungsi. PBB serta Tiongkok kini mendesak kedua pihak untuk segera berdialog.

15 Maret 2026
Dunia Lengah Nonton Perang Iran, Genosida di Gaza dan Tepi Barat Makin Menggila! Korban Tembus 72 Ribu Jiwa
Internasional

Dunia Lengah Nonton Perang Iran, Genosida di Gaza dan Tepi Barat Makin Menggila! Korban Tembus 72 Ribu Jiwa

Saat dunia fokus pada perang AS-Israel di Iran, serangan mematikan di Gaza dan Tepi Barat terus terjadi. Korban jiwa capai 72.000 orang, perbatasan ditutup, dan kelaparan massal mengancam.

14 Maret 2026