Perang Bintang Makin Panas: Bos FCC Skakmat Amazon Gegara Jegal Proyek 'Gila' SpaceX Milik Elon Musk!

Ketua Komisi Komunikasi Federal (FCC) AS, Brendan Carr, saat memberikan kesaksian dalam sidang pengawasan kongres. Carr secara blak-blakan membela proyek satelit SpaceX dan menyentil keterlambatan jadwal Amazon.
Ketua FCC Brendan Carr menyindir Amazon yang sibuk menjegal rencana pusat data luar angkasa 1 juta satelit SpaceX, padahal target peluncuran satelit internet Amazon sendiri masih jeblok.
Konflik antara raksasa teknologi di luar angkasa semakin memanas. Ketua Komisi Komunikasi Federal AS (FCC), Brendan Carr, secara terbuka menyindir Amazon karena memprotes rencana SpaceX untuk membangun jaringan pusat data di orbit. Carr meminta Amazon lebih fokus mengurus target peluncuran satelitnya sendiri yang terancam gagal, alih-alih menghabiskan waktu dan sumber daya untuk menjegal perusahaan yang sudah terbukti mampu menempatkan ribuan satelit.
Perseteruan ini bermula ketika Amazon mendesak FCC untuk menolak permohonan SpaceX yang ingin meluncurkan hingga 1 juta satelit Low Earth Orbit (LEO). Rencananya, megakonstelasi satelit milik Elon Musk tersebut akan difungsikan sebagai jaringan pusat data luar angkasa guna mendukung berbagai proyek kecerdasan buatan (AI). Amazon menilai ambisi SpaceX ini tidak realistis dan hanya mencari sensasi publisitas tanpa rencana eksekusi teknis yang jelas.
Di sisi lain, proyek satelit internet Amazon yang bernilai miliaran dolar memang sedang tertatih-tatih mengejar dominasi Starlink. Pada Januari lalu, Amazon bahkan harus meminta perpanjangan waktu hingga 2028 kepada FCC karena gagal memenuhi tenggat peluncuran 1.600 satelit akibat kendala pasokan roket. Padahal, saat ini Starlink milik SpaceX sudah berkuasa mutlak dengan 9.000 satelit aktif dan memonopoli sekitar 9 juta pelanggan internet satelit di seluruh dunia.
Kendati demikian, penolakan terhadap ambisi sejuta satelit SpaceX tidak hanya datang dari kompetitor bisnis. Para ilmuwan dan kelompok lingkungan juga menyuarakan kekhawatiran serius terkait polusi cahaya, penumpukan sampah antariksa, hingga ancaman "Sindrom Kessler"—sebuah skenario efek domino tabrakan puing di luar angkasa yang bisa membuat orbit bumi rendah menjadi area berbahaya dan tidak bisa digunakan lagi oleh manusia.
Meski mendapat banyak pertentangan, SpaceX tampaknya masih di atas angin. Brendan Carr, yang dikenal sebagai pendukung inovasi Elon Musk, menyatakan ke media bahwa petisi Amazon kemungkinan besar tidak akan digubris oleh FCC. Carr sebelumnya juga sering membela SpaceX dari kritik para aktivis lingkungan dan sempat menuduh rezim pemerintahan sebelumnya telah melakukan "pelecehan regulasi" terhadap layanan internet Starlink.







