Badai PHK Tech Lanjut! Bos Jira Tega Pecat 1.600 Karyawan Demi Danai Proyek AI, Pekerja IT Mulai Terancam?

Teknologi12 Maret 20262 menit baca
Badai PHK Tech Lanjut! Bos Jira Tega Pecat 1.600 Karyawan Demi Danai Proyek AI, Pekerja IT Mulai Terancam?

Mike Cannon-Brookes, Co-founder dan CEO Atlassian Corp. Ia menyatakan bahwa pemangkasan 1.600 karyawan merupakan bentuk adaptasi perusahaan dalam menghadapi era kecerdasan buatan (AI) dan upaya meraih profitabilitas jangka panjang.

Atlassian (pembuat Jira) mem-PHK 1.600 karyawan (10%) demi mendanai investasi AI. Keputusan ini diambil usai saham perusahaan anjlok 84% akibat ketatnya persaingan kecerdasan buatan.

Raksasa perangkat lunak asal Australia, Atlassian, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 10% tenaga kerjanya, atau sekitar 1.600 karyawan. Keputusan drastis ini diambil perusahaan sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran untuk mendanai investasi lebih lanjut di bidang kecerdasan buatan (AI) dan penjualan skala enterprise.

Langkah efisiensi ini terpaksa dilakukan setelah saham perusahaan—yang sangat populer di kalangan software developer lewat produk Jira dan Trello ini—anjlok tajam hingga 84% dari puncaknya pada tahun 2021. Penurunan nilai valuasi tersebut utamanya didorong oleh kekhawatiran investor terhadap ancaman kompetitif dari alat AI generatif baru seperti Claude Cowork besutan Anthropic yang mulai menggerus pasar alat kolaborasi.

CEO Atlassian, Mike Cannon-Brookes, menjelaskan bahwa pemangkasan ini akan memakan biaya pesangon sekitar $225 juta hingga $236 juta dan ditargetkan selesai pada akhir Juni. Di sisi lain, perusahaan kini sedang gencar mendorong penggunaan fitur Rovo AI mereka yang baru-baru ini diklaim telah menembus 5 juta pengguna aktif bulanan, demi mempertahankan momentum pertumbuhan pendapatan.

Badai PHK dengan dalih pergeseran fokus ke AI bukan hanya terjadi di Atlassian. Sebelumnya, perusahaan teknologi raksasa lain seperti Block (dipimpin Jack Dorsey) dan Amazon juga melakukan efisiensi hingga belasan ribu karyawan dengan alasan transformasi bisnis menuju operasi yang menjadikan "kecerdasan" sebagai inti pergerakan perusahaan di masa depan.

Meski memangkas ribuan staf, Cannon-Brookes membantah bahwa AI secara langsung menggantikan posisi manusia di perusahaannya. Ia menegaskan bahwa adopsi AI sekadar mengubah bauran keterampilan (skill mix) yang dibutuhkan industri saat ini. Selain adaptasi teknologi, manuver ini juga menjadi upaya krusial bagi Atlassian untuk akhirnya meraih profitabilitas penuh, sebuah pencapaian yang belum pernah mereka rasakan sejak tahun 2017 silam.

Berita Lainnya

Samsung Galaxy S26 Series Hadirkan Era Asisten AI Personal yang Aman
Teknologi

Samsung Galaxy S26 Series Hadirkan Era Asisten AI Personal yang Aman

Samsung merilis Galaxy S26 Series sebagai wujud nyata 'AI Phone' yang proaktif dan adaptif. Tak sekadar adu spesifikasi, AI ini dirancang mempermudah rutinitas harian lewat fitur asisten pintar terintegrasi. Berbekal perlindungan privasi ketat dari Samsung Knox dan jaminan pembaruan sistem hingga tujuh tahun, Galaxy S26 menawarkan pengalaman digital yang mulus dan aman jangka panjang.

Baru saja
Krisis Chip Meluas, Harga Ponsel Oppo, OnePlus, Asus, dan Vivo Mulai Merangkak Naik
Teknologi

Krisis Chip Meluas, Harga Ponsel Oppo, OnePlus, Asus, dan Vivo Mulai Merangkak Naik

Harga smartphone dari merek-merek ternama asal China seperti Oppo, OnePlus, hingga Asus dan Vivo dipastikan naik akibat krisis cip memori global. Kelangkaan komponen memori RAM dan ruang penyimpanan berkecepatan tinggi memaksa produsen menyesuaikan harga jual, terutama pada ponsel di segmen kelas menengah ke bawah. Kondisi harga tinggi ini diprediksi baru akan mereda pada awal tahun 2027.

Baru saja
ZUCKERBERG TERPOJOK? Gugatan 'Kecanduan' Media Sosial Masuk Babak Akhir, Meta & YouTube Terancam Ganti Rugi Masif!
Teknologi

ZUCKERBERG TERPOJOK? Gugatan 'Kecanduan' Media Sosial Masuk Babak Akhir, Meta & YouTube Terancam Ganti Rugi Masif!

Gugatan hukum penting terhadap Meta dan YouTube memasuki babak akhir di Los Angeles. Penggugat bernama Kaley (20) mengklaim platform tersebut sengaja dirancang untuk membuat anak kecanduan hingga merusak kesehatan mentalnya. Hasil persidangan ini akan menjadi tolok ukur (bellwether) bagi ribuan tuntutan serupa lainnya. Juri mulai berunding untuk menentukan tanggung jawab perusahaan teknologi raksasa tersebut.

10 jam lalu
VALUASI GILA-GILAAN! Startup AI China Ini Tembus Rp280 Triliun, Siap Tantang Dominasi Lembah Silikon!
Teknologi

VALUASI GILA-GILAAN! Startup AI China Ini Tembus Rp280 Triliun, Siap Tantang Dominasi Lembah Silikon!

Moonshot AI, pengembang chatbot Kimi, mengincar pendanaan $1 miliar dengan valuasi fantastis $18 miliar. Nilai ini melonjak empat kali lipat hanya dalam tiga bulan, mencerminkan gairah investor terhadap AI di China. Dipimpin mantan profesor Tsinghua, Yang Zhilin, Moonshot bersaing ketat dengan OpenAI, meski dibayangi tuduhan "pencurian" data model Claude milik Anthropic.

12 jam lalu
Tesla Menggila di Awal 2026! Penjualan Melesat Drastis Saat Angka BYD Justru Terjun Bebas di China
Teknologi

Tesla Menggila di Awal 2026! Penjualan Melesat Drastis Saat Angka BYD Justru Terjun Bebas di China

Mengejutkan! Penjualan EV Tesla buatan China meroket 35% di awal 2026. Sebaliknya, raksasa lokal BYD malah anjlok 36%. Persaingan mobil listrik makin brutal. Siapa raja sebenarnya?

13 Maret 2026
Perang Bintang Makin Panas: Bos FCC Skakmat Amazon Gegara Jegal Proyek 'Gila' SpaceX Milik Elon Musk!
Teknologi

Perang Bintang Makin Panas: Bos FCC Skakmat Amazon Gegara Jegal Proyek 'Gila' SpaceX Milik Elon Musk!

Ketua FCC Brendan Carr menyindir Amazon yang sibuk menjegal rencana pusat data luar angkasa 1 juta satelit SpaceX, padahal target peluncuran satelit internet Amazon sendiri masih jeblok.

12 Maret 2026