Defisit APBN Bakal Tembus 3%? Menkeu Purbaya: Kalau Perintah, Kita Jalankan!

Bisnis14 Maret 20262 menit baca
Defisit APBN Bakal Tembus 3%? Menkeu Purbaya: Kalau Perintah, Kita Jalankan!

Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan RI). (Foto: Kemenkeu RI)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa siap jalankan perintah Presiden Prabowo terkait ambang batas defisit fiskal 3% demi akselerasi pertumbuhan ekonomi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kesiapannya untuk mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk mengenai wacana perubahan ambang batas defisit APBN. Saat ini, aturan fiskal tersebut sedang dalam proses penggodaan melalui revisi undang-undang di parlemen.

Meskipun rencana pelonggaran ini menguat, bendahara negara tersebut belum bisa memberikan kepastian mutlak. Dirinya menegaskan bahwa posisi Kementerian Keuangan adalah sebagai pelaksana kebijakan strategis yang ditetapkan oleh kepala negara.

Fokus otoritas fiskal saat ini justru tertuju pada gejolak harga minyak mentah dunia. Konflik di Timur Tengah yang kian memanas memaksa pemerintah melakukan simulasi ketahanan kas negara terhadap potensi lonjakan biaya energi.

Lonjakan harga minyak bukan tanpa konsekuensi. Berdasarkan perhitungan sensitivitas, setiap kenaikan harga minyak sebesar US$1 per barel berisiko menambah beban defisit anggaran hingga triliunan rupiah.

Menanggapi kekhawatiran lembaga pemeringkat kredit soal pembengkakan defisit, Purbaya menilai angka 3% bukanlah sesuatu yang harus ditakuti secara berlebihan. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi bisa lebih cepat jika belanja negara dioptimalkan.

Ia bahkan membandingkan kondisi Indonesia dengan negara tetangga seperti Vietnam yang memiliki defisit lebih lebar. Hal ini menunjukkan bahwa postur fiskal Indonesia sebenarnya masih dalam kategori yang cukup bersaing dan sehat secara global.

Hingga saat ini, pemerintah berkomitmen untuk menjalankan kebijakan keuangan secara hati-hati namun tetap progresif. Analisis mendalam terus dilakukan agar setiap keputusan yang diambil tetap menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan dunia.

Berita Lainnya

Antisipasi Lonjakan Harga Minyak, Menkeu Purbaya Pilih Efisiensi Anggaran Ketimbang Tambah Utang
Bisnis

Antisipasi Lonjakan Harga Minyak, Menkeu Purbaya Pilih Efisiensi Anggaran Ketimbang Tambah Utang

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran kementerian/lembaga ketimbang menambah utang atau menaikkan defisit APBN di atas 3%. Langkah "ketat ikat pinggang" ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah. Pemerintah juga siap menggunakan Saldo Anggaran Lebih (SAL) untuk menutup potensi pelebaran defisit.

17 Maret 2026
Kadin Proyeksikan Perputaran Uang Libur Lebaran 2026 Tembus Rp 161 Triliun
Bisnis

Kadin Proyeksikan Perputaran Uang Libur Lebaran 2026 Tembus Rp 161 Triliun

Kadin Indonesia memproyeksikan perputaran uang selama periode Lebaran 2026 bisa mencapai Rp161,8 triliun, naik 8% dari tahun lalu. Lonjakan konsumsi masyarakat untuk tiket, BBM, hingga kebutuhan pokok ini diyakini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026. Pemerintah pun diminta menjaga pasokan energi di tengah ketegangan geopolitik global agar daya beli tetap terjaga.

16 Maret 2026
Rupiah Nyaris Tembus Rp 17.000 per Dolar AS, Terdampak Panasnya Konflik Timur Tengah
Bisnis

Rupiah Nyaris Tembus Rp 17.000 per Dolar AS, Terdampak Panasnya Konflik Timur Tengah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah hingga Rp16.994 pada Senin (16/3/2026), nyaris menembus level psikologis Rp17.000. Pelemahan ini dipicu oleh memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah yang mengerek harga minyak dunia dan memicu sentimen risk-off. Meski data ekonomi AS sempat menahan laju dolar, rupiah diproyeksi bergerak di kisaran Rp16.900-Rp17.050 pekan ini.

16 Maret 2026
Harga Sahamnya Terjun Bebas Tak Wajar, BEI Langsung 'Semprit' Keras Futura Energi Global (FUTR)!
Bisnis

Harga Sahamnya Terjun Bebas Tak Wajar, BEI Langsung 'Semprit' Keras Futura Energi Global (FUTR)!

Saham PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) anjlok drastis! BEI langsung tetapkan status UMA (Unusual Market Activity) untuk awasi pergerakan liar ini demi melindungi modal para investor.

13 Maret 2026
Kiamat Ekonomi Dunia! Perang Iran Memanas, Harga Minyak Meledak, dan Trump Tiba-tiba Incar Indonesia!
Bisnis

Kiamat Ekonomi Dunia! Perang Iran Memanas, Harga Minyak Meledak, dan Trump Tiba-tiba Incar Indonesia!

Harga minyak meroket akibat serangan di Selat Hormuz. Bersamaan dengan itu, kebijakan tarif baru Trump ancam ekspor Indonesia, sementara perang Iran mulai lumpuhkan pusat data AI global.

12 Maret 2026
Kiamat Energi? Harga Minyak Meroket Tajam Meski Ratusan Juta Barel Cadangan Darurat Dunia Dicairkan!
Bisnis

Kiamat Energi? Harga Minyak Meroket Tajam Meski Ratusan Juta Barel Cadangan Darurat Dunia Dicairkan!

Harga minyak melonjak lebih dari 7% tembus $99 per barel meski IEA merilis 400 juta barel cadangan darurat. Pasar panik karena penutupan Selat Hormuz mengancam pasokan energi global.

12 Maret 2026