Lebaran 2026 Pecah! 143 Juta Orang Bakal Mudik Besar-besaran, Ini Titik Rawan Macet yang Wajib Dihindari

Ilustrasi Mudik
Lebih dari 143 juta penduduk Indonesia bersiap mudik Lebaran 2026. Pemerintah siapkan ratusan ribu armada dan program mudik gratis, sementara Polri kerahkan 161 ribu personel untuk cegah kemacetan horor. Simak persiapannya di sini!
Fenomena pulang kampung atau mudik Lebaran selalu menjadi momen pergerakan manusia terbesar di Indonesia. Untuk Hari Raya Idul Fitri tahun 2026, diperkirakan lebih dari separuh populasi Indonesia, atau tepatnya sekitar 143,91 juta jiwa, akan berbondong-bondong melakukan perjalanan meninggalkan kota. Proyeksi masif ini terungkap dalam Sidang Kabinet Paripurna mengenai persiapan Lebaran yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pertengahan Maret lalu.
Meskipun angka perkiraan dari hasil survei tahun ini tercatat menurun tipis sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun 2025, pemerintah enggan lengah. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengingatkan bahwa realisasi pergerakan massa kerap kali melampaui prediksi di atas kertas. Sebagai contoh nyata, pada arus mudik tahun lalu, pergerakan pemudik justru melonjak drastis hingga menyentuh angka aktual 154 juta orang di lapangan.
Dari segi moda transportasi, kendaraan pribadi khususnya mobil diprediksi masih akan menjadi primadona masyarakat dalam membelah jalanan antarkota, disusul oleh dominasi sepeda motor dan bus angkutan umum. Kepadatan luar biasa dan potensi penumpukan penumpang diperkirakan akan terjadi di sejumlah simpul transportasi utama. Titik-titik rawan tersebut antara lain Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Stasiun Pasar Senen, hingga Terminal Terpadu Pulogebang.
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang sangat masif tersebut, pemerintah telah menyiapkan armada transportasi umum dalam skala besar. Tidak main-main, puluhan ribu armada siap dikerahkan untuk melayani warga. Rinciannya terdiri dari 31.000 unit bus angkutan, 840 armada kapal laut, 254 kapal penyeberangan (Ro-Ro), 372 unit pesawat udara komersial komersial, hingga 3.687 rangkaian sarana kereta api.
Kabar baiknya, program mudik gratis juga kembali digelar besar-besaran untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin menekan biaya perjalanan. Tahun ini, pemerintah menargetkan dapat mengangkut hingga 113.262 penumpang dan 12.140 unit sepeda motor secara cuma-cuma. Menariknya, kuota mudik gratis ini juga dialokasikan secara khusus sebagai bentuk kepedulian bagi warga di daerah pascabencana di wilayah Sumatra, seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Di sektor keamanan dan kelancaran lalu lintas, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) juga bersiaga penuh. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa pengawalan arus mudik dan arus balik akan dilakukan secara ketat melalui sandi 'Operasi Ketupat 2026'. Sebanyak 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi akan disebar di berbagai titik rawan kemacetan, tempat istirahat (rest area), hingga pusat-pusat keramaian.
Seluruh persiapan matang lintas kementerian dan lembaga ini memiliki satu muara tujuan: menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama merayakan Idul Fitri. Kapolri menargetkan agar penyelenggaraan operasi pengamanan mudik tahun ini minimal bisa mempertahankan rekor kepuasan publik tahun 2025 yang sukses menyentuh angka 90,9 persen, atau bahkan meningkatkannya agar momen Lebaran 2026 terasa lebih aman, lancar, dan berkesan. (Sumber: Berita Nasional)







