Lebaran 2026 Pecah! 143 Juta Orang Bakal Mudik Besar-besaran, Ini Titik Rawan Macet yang Wajib Dihindari

Nasional14 Maret 20263 menit baca
Lebaran 2026 Pecah! 143 Juta Orang Bakal Mudik Besar-besaran, Ini Titik Rawan Macet yang Wajib Dihindari

Ilustrasi Mudik

Lebih dari 143 juta penduduk Indonesia bersiap mudik Lebaran 2026. Pemerintah siapkan ratusan ribu armada dan program mudik gratis, sementara Polri kerahkan 161 ribu personel untuk cegah kemacetan horor. Simak persiapannya di sini!

Fenomena pulang kampung atau mudik Lebaran selalu menjadi momen pergerakan manusia terbesar di Indonesia. Untuk Hari Raya Idul Fitri tahun 2026, diperkirakan lebih dari separuh populasi Indonesia, atau tepatnya sekitar 143,91 juta jiwa, akan berbondong-bondong melakukan perjalanan meninggalkan kota. Proyeksi masif ini terungkap dalam Sidang Kabinet Paripurna mengenai persiapan Lebaran yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pertengahan Maret lalu.

Meskipun angka perkiraan dari hasil survei tahun ini tercatat menurun tipis sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun 2025, pemerintah enggan lengah. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengingatkan bahwa realisasi pergerakan massa kerap kali melampaui prediksi di atas kertas. Sebagai contoh nyata, pada arus mudik tahun lalu, pergerakan pemudik justru melonjak drastis hingga menyentuh angka aktual 154 juta orang di lapangan.

Dari segi moda transportasi, kendaraan pribadi khususnya mobil diprediksi masih akan menjadi primadona masyarakat dalam membelah jalanan antarkota, disusul oleh dominasi sepeda motor dan bus angkutan umum. Kepadatan luar biasa dan potensi penumpukan penumpang diperkirakan akan terjadi di sejumlah simpul transportasi utama. Titik-titik rawan tersebut antara lain Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Stasiun Pasar Senen, hingga Terminal Terpadu Pulogebang.

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang sangat masif tersebut, pemerintah telah menyiapkan armada transportasi umum dalam skala besar. Tidak main-main, puluhan ribu armada siap dikerahkan untuk melayani warga. Rinciannya terdiri dari 31.000 unit bus angkutan, 840 armada kapal laut, 254 kapal penyeberangan (Ro-Ro), 372 unit pesawat udara komersial komersial, hingga 3.687 rangkaian sarana kereta api.

Kabar baiknya, program mudik gratis juga kembali digelar besar-besaran untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin menekan biaya perjalanan. Tahun ini, pemerintah menargetkan dapat mengangkut hingga 113.262 penumpang dan 12.140 unit sepeda motor secara cuma-cuma. Menariknya, kuota mudik gratis ini juga dialokasikan secara khusus sebagai bentuk kepedulian bagi warga di daerah pascabencana di wilayah Sumatra, seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Di sektor keamanan dan kelancaran lalu lintas, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) juga bersiaga penuh. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa pengawalan arus mudik dan arus balik akan dilakukan secara ketat melalui sandi 'Operasi Ketupat 2026'. Sebanyak 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi akan disebar di berbagai titik rawan kemacetan, tempat istirahat (rest area), hingga pusat-pusat keramaian.

Seluruh persiapan matang lintas kementerian dan lembaga ini memiliki satu muara tujuan: menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama merayakan Idul Fitri. Kapolri menargetkan agar penyelenggaraan operasi pengamanan mudik tahun ini minimal bisa mempertahankan rekor kepuasan publik tahun 2025 yang sukses menyentuh angka 90,9 persen, atau bahkan meningkatkannya agar momen Lebaran 2026 terasa lebih aman, lancar, dan berkesan. (Sumber: Berita Nasional)

Berita Lainnya

Polda Jabar Serukan Tindakan Masif Cegah Kecelakaan Mudik di Garut, Truk Besar Jadi Sorotan Utama
Nasional

Polda Jabar Serukan Tindakan Masif Cegah Kecelakaan Mudik di Garut, Truk Besar Jadi Sorotan Utama

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menginstruksikan Polres Garut untuk melakukan langkah masif guna mencegah kecelakaan lalu lintas selama musim mudik Lebaran 2026. Salah satu fokus utama adalah menindak tegas truk besar yang nekat beroperasi di jalur mudik, karena kendaraan tersebut kerap menjadi pemicu utama kecelakaan fatal di wilayah rawan.

Baru saja
Tekan Kemacetan Lebaran, Gubernur Jabar Beri Kompensasi Rp1 Juta untuk Ribuan Sopir Angkot Puncak
Nasional

Tekan Kemacetan Lebaran, Gubernur Jabar Beri Kompensasi Rp1 Juta untuk Ribuan Sopir Angkot Puncak

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan kompensasi kepada 2.068 sopir angkot di jalur Puncak, Bogor. Bantuan senilai total Rp1 juta per orang ini diberikan agar mereka berhenti beroperasi selama lima hari (22-24 dan 27-28 Maret 2026) saat libur Lebaran demi mengurai kemacetan. Dinas Perhubungan dan kepolisian akan menindak tegas lewat tilang bagi angkot yang nekat beroperasi.

Baru saja
EKONOMI LEBARAN TERANCAM? Perang Iran Berkecamuk, Cak Imin Buka-bukaan Soal Nasib Dompet Rakyat!
Nasional

EKONOMI LEBARAN TERANCAM? Perang Iran Berkecamuk, Cak Imin Buka-bukaan Soal Nasib Dompet Rakyat!

Menko PM Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyatakan pemerintah terus memantau dampak konflik Timur Tengah terhadap ekonomi nasional, khususnya di masa Lebaran 2026. Meski harga BBM berfluktuasi, kondisi ekonomi sejauh ini dinilai masih normal. Cak Imin berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan mendukung langkah antisipatif pemerintah guna memitigasi dampak buruk dari perang Iran.

12 jam lalu
TNI & Polri Sudah 'Cuan' THR dari Pusat! KPK Semprot Kepala Daerah yang Masih Nekat Cari 'Upeti' Tambahan!
Nasional

TNI & Polri Sudah 'Cuan' THR dari Pusat! KPK Semprot Kepala Daerah yang Masih Nekat Cari 'Upeti' Tambahan!

KPK menegaskan kepala daerah tak perlu lagi memberikan THR kepada Forkopimda karena TNI, Polri, dan ASN sudah mendapatkan alokasi Rp55,1 triliun dari pemerintah pusat. Pernyataan ini merespons kasus pemerasan Bupati Cilacap yang mengancam akan merotasi pejabat SKPD jika tak menyetor uang THR. KPK menduga praktik ilegal ini menjadi modus "pengamanan" agar penyimpangan pemda tidak ditindak hukum.

18 jam lalu
KPK Tetapkan Bupati Cilacap Sebagai Tersangka, Diduga Tarik 'Upeti' THR Hingga Ratusan Juta Rupiah!
Nasional

KPK Tetapkan Bupati Cilacap Sebagai Tersangka, Diduga Tarik 'Upeti' THR Hingga Ratusan Juta Rupiah!

KPK menetapkan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, dan Sekda Sadmoko Danardono sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan THR Idul Fitri 2026. Syamsul diduga menginstruksikan 47 SKPD untuk mengumpulkan dana hingga Rp750 juta demi kepentingan pribadi dan eksternal. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan barang bukti uang tunai senilai Rp610 juta dan langsung menahan kedua tersangka.

18 jam lalu
Fatal! Tak Punya Sertifikat Kebersihan, Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Bondowoso Ditutup Paksa BGN
Nasional

Fatal! Tak Punya Sertifikat Kebersihan, Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Bondowoso Ditutup Paksa BGN

Puluhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bondowoso ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Penutupan dipicu karena 33 unit dapur tersebut belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) meski sudah sebulan beroperasi. Kapan buka lagi?

14 Maret 2026